Senin, 27 Juli 2015

Tidak Ada yang Benar-benar Baru dalam Ingatan Saya

Aku berimajinasi, menemukan sebuah peradaban yang melampaui daya fikir manusia zaman sekarang. Sebuah kehidupan yang tak pernah terlintas dibenak manusia manapun di muka bumi ini sejak zaman batu hingga zaman maya yang menyerang kehidupan sosial remaja masa kini.
Tidak ada cara lain selain kapsul waktu yang sering digunakan tokoh anime-anime, aku juga berimajinasi menggunkan kapsul itu. Meminum atau masuk ke dalam kapsul itu, aku belum memikirkannya, tapi bagiku satu satunya cara untuk mencapai peradaban yang akan kutemukan itu adalah dengan menggunakan kapsul waktu.
apa yang akan aku lakukan di peradaban itu? Aku juga belum memikirkannya, yang ada dibenakku saat ini hanya menemukan peradapan itu.
Waktuku dimulai detik ini, kapsul. Aku harus bertemu kapsul waktu. Dipertemukan, menemukan atau ditemukan semua bagiku sama saja, yang penting aku bisa menggunakan kapsul itu.
Enam hari kemudian, entah itu keajaiban atau memang karena usaha kerasku, aku menyentuh kapsul itu, kugunakan lalu semua menjadi aneh. Aku menemukan peradaban itu.
Hal yang paling signifikan perubahannya adalah tanah. Sejauh mata memandang, tak ada tempat untuk dipijaki, atau memang tak ada tanah di peradaban itu? Semua melayang!
Rumah tersusun rapi, berpetak-petak tapi tetap melayang.  Mobil? Aneh, bentuk dan rupa layaknya mobil tapi terbang bak sebuah pesawat. Peradaban ini canggih, luar biasa!

Tigapuluhenam detik kemudian, aku sadar, ini aneh, ini seperti sudah tak asing, peradaban ini sudah pernah ada dalam fikiran seseorang bahkan banyak orang.