Sabtu, 25 April 2015

Bisu


Aku ingin bercerita padamu
Tentang apapun yang kualami
Tentang semua yang  kulihat

Aku ingin bercerita padamu
Tentang langit sore ini
Awan dan warna jingganya

Aku ingin bercerita padamu
Tentang kicauan burung
Suaranya sungguh merdu

Aku ingin bercerita padamu
Tentang anak kecil dipinggir jalan
Mereka tertawa lepas tanpa beban

Aku ingin bercerita padamu
Apapun itu

Tapi aku bisu, sayang



*puisi ini juga bisa anda temukan di buku kumpulan puisi Malaikat Tanpa Sayap

:')

"Hidup itu memang gak selalu enaknya saja, kadang masalah datang. Yang penting selalu berdoa, dan jangan mengeluh, dan yang paling penting buat ila, jangan cepat bosan." -Mama


Hopeless

Bukankah kita semua mempunyai impian. Lalu apa impianmu? 
Bagaimana jika impian itu menghindarimu, menjauh dan hilang di persimpangan jalan. 
Apakah kau tetap berusaha mengejarnya? Meski berpeluh darah dirimu, atau meski penolakan dari orang-orang yang ada di sekitarmu, yang kamu sayangi dan menyayangimu?

Apa perlu kita mengorbankan mereka demi impian kita? Atau perlu kah kita merelakan impian itu demi mereka. 
Bahagia. 
Seperti apa bahagia itu? Apakah dia ada saat impian tergenggam atau saat orang-orang melimpahi kita kasih sayang?
Aku? (tertawa) jangan tanya aku.
Jangankan defenisi bahagia, tujuan hal-hal berwarna putih itu diciptakan pun aku tak tahu.

Aku tak tahu apa pun. Kau tak percaya? 
Percayalah, karena menurutku jika kau benar-benar sudah merasa tak lagi menggenggam alasan untuk bersemangat, maka kau sudah tak mengetahui apa-apa. (tertawa lagi)