Jumat, 20 Februari 2015

ILa sayang mama papa banyaaaaakk sekaliii


Seperti biasanya, ila tidak pernah bisa menulis sesuatu yang ‘waw’ untuk mama papa.
Kata-kata yang biasa ila gunakan untuk membuat sajak seakan lenyap begitu saja. Bagi ila, tak ada tulisan yang cukup indah untuk menggambarkan betapa indahnya mereka.

Malam ini, ila gak nulis sajak puitis atau apapun itu. Malam ini, ila Cuma mau bilang, “ila sayang mama papa banyaaakkk sekaliiiii”

Kalimat itu seperti menyihirku kembali ke masa kanak-kanak. Masa segala sesuatunya tak mengenal sungkan atau malu untuk mengungkapkan rasa. Mau mengatakan ini, ya tinggal bilang, mau mengatakan itu, ya tinggal ngomong. Tak ada ganjalan.

“ila sayang mama papa banyaakk sekaliii” kalimat itu disusul pelukan hangat. Ahh sungguh hangat.


Sekarang, semua terasa beku, ila yang sudah remaja, bahkan telah berjalan menuju usia dewasa seakan sungkan mengatakannya. Ada gugup dan malu di setiap hurufnya.

Mama papa sayang ila. Yaaa ila tahu ituu, ila tahu betapa sayangnya mereka. Bahkan mungkin rasa sayang itu duniapun tak bisa menampungnya saking banyaknya. Begitupun ila, ila sayaaaang merekaaa. Tapi apa mereka tahu? Apa mereka merasakan? Dengan tingkah dan sifat ila yang cuek, apa mereka bisa merasa sayangnya ila? Semoga mereka merasakannya.

Ahhh

Ila cuma mau bilang


“ILA SAYANG MAMA PAPA BANYAAAAAKKK SEKALIIIIII”





Tidak ada komentar:

Posting Komentar