Sabtu, 15 Juni 2013

SANG EDITOR (Sebuah Cerpen)



 yuuuhuuuu... kali ini ila akan berbagi cerpen!
cerpen ini sebenarnya sudah lama, dan sudah diterbitkan di salah satu media cetak...
yang suka baca cerpen, monggo silakan dinikmati.. hehehehe

SANG EDITOR

            “Ahhh... akhirnya selesai juga.” Kudorong kursi kebelakang sambil merenggangkan semua otot-ototku yang sepertinya mulai kaku. Hari ini pekerjaan sangat banyak, sejak pagi tumpukan file yang akan diperiksa tak henti-hentinya berdatangan. Kalau sudah seperti ini kadang ingin rasanya berhenti bekerja. Tapi jika kuingat lagi banyak diluar sana yang tak punya pekerjaan alias menanggur, aku pasti memaki diri sendiri yang tak pandai bersyukur. Sudah setahun aku bekerja di perusahan penerbitan ini. Selesai wisudah tahun kemarin, aku melamar pekerjaan di sini dan tak disangka aku langsung diterima. Sejak dulu aku memang sangat ingin bekerja di perusahan penerbitan, karena kegemaranku menulis, entah itu cerpen, puisi maupun artikel, saya rasa perusahan penerbitanlah yang paling pas untukku. Namun ternyata posisi yang diberikan padaku saat ini kurang begitu pas dengan kegemaranku, aku diberi tugas untuk memeriksa semua file atau naskah-naskah yang akan diterbitkan. Otomatis secara tidak langsung produktifitasku untuk menulis menurun karena aku hanya bekerja sebagai pengedit. Sebenarnya dulu  aku membenci dan trauma dengan yang namanya editor. Aku memiliki kenanangan buruk dengan yang namanya editor. Namun lambat laun aku berusaha untuk meredam amarah dan rasa trauma itu dengan belajar unuk mengikhlaskan semuanya. Mungkin salah satu cara terbaik adalah dengan menekuni profesi sebagai editor.
            Sudah dua tahun kejadian itu berlalu namun masih tergambar jelas rekaman-rekaman peristiwanya di kepalaku. Selalu kuajak diriku untuk berdamai dengan tidak membenci namun rasa sakit hati sepertinya enggan menjauh dari diriku. Sebenarnya aku belum sepenuhnya mengikhlaskan namun sudahlah nasi telah menjadi bubur.

Kamis, 13 Juni 2013

桃太郎 Momotarō

Bab I  第一章
Mukashi mukashi, aru mura ni, ojiisan to obāsan ga, nakayoku kurashite orimashita.
昔々、ある村に、おじいさんとおばあさんが、仲良く暮らしておりました。
Dahulu kala, di suatu desa, kakek dan nenek hidup berdampingan.
Obāsan wa kawa de sentaku o shiteiru to, kawakami kara, ōkina momo ga pukari pukari tonagaretekimashita.
おばあさんは川で洗濯をしていると、川上から、大きな桃がぷかりぷかりと流れてきました。
Ketika nenek sedang mencuci di sungai, dari hulu sungai, buah persik yang besar terapung2 mengalir datang.
Obāsan wa momo o hirotte uchi e kaerimashita. Yūgata ni natte, ojiisan wa yama kara modotte kimashita.
おばあさんは桃を拾って家へ帰りました。 夕方になって、おじいさんは山から戻ってきました。
Sang nenek memungut buah persik itu, lalu pulang ke rumah. Hari menjadi petang, kakek kembali dari gunung.
Futari de tabeyō to, momo o kirō to suru to, momo wa patto warete, naka kara, marumaru to futotta kawaii otoko no ko ga tobidashimashita
二人で食べようと、桃を切ろうとすると、桃はぱっと割れて、中から、まるまると太った可愛い男の子が飛び出した。
Begitu mereka berdua akan makan, dan membelah buah persik, dari dalam, muncul seorang anak lelaki yang gemuk bulat.
Ojiisan to obāsan wa bikkuri shimashita ga, ōyorokobi de,momotarō to iu namae o tsukete, sodatemashita.
おじいさんとおばあさんはびっくりしましたが、大喜びで、桃太郎という名前をつけて、育てました。
Kakek dan nenek pun terkejut, tapi dengan sangat gembira, membesarkan anak itu dan memberinya nama 'Momotarō'

Ohisyashiburi...!!!

hellooooo....

ahhh rindu rasanya berbagi semua hal disini....
mmm.. hampir setengah tahun ya aku gak kesini *mikir hahahahaha

untuk melepas rindu, aku akan berbagi cerita bahagia, super bahagia!!!

bulan kemarin, Kakakku satu-satunya menikah, dan yup otomatis aku punya kakak ipar, kakak cowok... yuhuuuiii... hahahaha

mmm... aku belum bisa nulis banyak nih, mmm... mungkin lain kali aku akan bercerita panjang lebar di sini, pasti!

bye...bye... ;)