Rabu, 17 Oktober 2012

Namanya Boro




namanya Boro, hampir setiap hari dia menemaniku, melekat riang di pundak kananku.

aku sangat menyukainya, meskipun di kotak aksesorisku banyak yang lain, tapi aku selalu memilih Boro. eh aku belum memperkenalkan Boro ya...
Boro adalah Bros yang kupakai sebagai penghias jilbabku. yaaa seperti bros-bros lain yang sering kita jumpai di jilbab para muslimah.



Boro kutemukan di sebuah pusat perbelanjaan di kota kembang, Bandung. Saat jalan-jalan bareng teman ke sana,di tengah jalan kami menemukan penjual bros, berbagai macam bros dia jual, dan kau tahu harganya berapa? cuma seribu rupiah, sangat murah kan? karena itulah aku membeli beberapa bros, termasuk Boro.

Meski Boro tak sendiri yang kutemukan di Bandung, tapi entah mengapa Boro yang paling sering menemani hariku, melekat riang di jilbabku. Mungkin karena ekspresinya, aku sangat suka senyumnya, mungkin... tapi masih ada bros yang memberi senyum tak kalah indah dari Boro, tapi yaa seperti yang kukatakan tadi, aku tak tahu mengapa aku memilihnya.

hari ini pun begitu, Boro menemaniku. dan tadi pagi, hampir saja aku kehilangan Boro, aku tak sengaja menjatuhkannya -seperti aku taksengaja meniggalkan kunci motorku- di parkiran, setelah berjalan beberapa meter dari sana aku merasa ada yang ganjil, aku memperhatikan pakaianku, yaaa Boro tak ada, senyumnya tak bertengger di pundakku. Aku panik, lalu berbalik menuju tempat Shiro -nama motorku- ku parkir. dan Segala Puji bagi Allah, Boro ada tepat di bawah Shiro. Saat membungkuk hendak mengambilnya, mataku dikejutkan oleh gantungan yang masih ada di leher Shiro. yaaa aku lupa mengambilnya. aku memuji Allah sekali lagi karena menyadarkanku akan hal itu. Aku tak tahu apa yang akan terjadi jika gantungan itu kutinggalkan lebih dari delapan jam, mungkin Shiro sudah jalan-jalan dengan pemilik yang lain.

Saat menulis ini, aku lirik Boro yang dengan senyum cerianya masih bertengger di pundakku.... aku pun ikut tersenyum karenanya.... ^^

2 komentar:

  1. wah keren sebuah bros mengingatkan. berarti masih rejekimu tuh motor ila hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, Allah mengingatkan lewat bros itu... ^^

      Hapus