Minggu, 15 Juli 2012

Little story in Pre Part 9 (last)

aku gak tahu harus menulis apa, sepertinya cerita-cerita selama di Pare ini tak akan muat di blog ini saking banyaknya...

Kota kecil yng menyimpan begitu banyak kenangan, mungkin begitulah tepatnya julukan yang kuberikan untuk kota Pare ini...

aku melewati berjuta kejadian yang membekas di hati. dan pastinya tak mudah untuk aku lupakan. 

malam ini, malam terakhirku berada di sini, di Pare ini. entah kapan lagi aku menginjakkan kaki di kota yang memberiku begitu banyak pelajaran...

Untuk itu, malam ini aku mencoba utuk membungkus semua kenangan itu, aku tak ingin ada yang lepas, satu pun tak ingin karena kenangan ini begitu berarti...

peristiwa yang terjadi hari demi hari, orang-orang yang kutemui, makanan, tawa, tangis dan segalanya di Pare ini membuatku begitu sakit malam ini... tapi aku berusaha tegar untuk tak menampakkannya, biarlah air mata itu menjelma menjadi kata di penampungan kata ini... aku tak mau senyum pepisahan itu terhapus oleh wajah muram bahkan hujan tangis...

Kadang aku marah jika harus berada dalam keadaan seperti ini, tapi aku kembali bertanya pada diri sendiri, "Aku marah pada siapa?"... tidak ada yang bisa disalahkan. mengapa Tuhan harus menjadikan perasaan seperti ini,perasaan akan kehilangan, kehilngan mereka...

aku tak bisa berkata lagi, sepertinya air mata tak bersahabat lagi, dia tak mau menjelma menjadi kata-kata lagi. dia ingin menjadi dirinya sendiri (maaf jika aku cengeng)

Esok mungkin aku bertanya-tanya, "Apakah aku bisa mengulangnya? atau setidaknya bertemu mereka lagi?" aku takut mereka melupakan aku, aku takut mereka melupakan kenangan yang menjadikanku cengeng malam ini...

Sungguh, tak sanggup lagi aku merasanya, aku terlalu sakit untuk sebuah perpisahan.
Andai ada sebuah janji dari mereka untuk kembali bertemu dan membuat kenangan yang lebih indah tentunya... aku akan sangat bahagia dan tak secengeng ini...



dan dari segalanya, melalui air mata yang menjelma menjadi kata-kata ini, Ila sangat berterimakasih untuk semua ukiran-ukiran kenangan yang membawaku melangkah ke depan, serta maaf yang sebesar-besarnya karena Ila begitu banyak menyusahkan kalian...

Walau sebulan kita dipertemukan Yang Kuasa, tapi kalian telah menjadi saudaraku. Aku menyayangi kalian...


Berjanjilah untuk BERUSAHA memperdengarkan TAWA kalian suatu hari nanti di suatu tempat dimana aku berpijak... karena tawa kalian bagian dari semangatku...


Aku terlalu sakit untuk mengatakannya, tapi ini harus
Sayounara.... 



-ILa-

Selasa, 03 Juli 2012

little story in Pare part 8

gak tahu mau ngomong apa di "part 8" ini... karena lama gak nulis, jadi ceritanya numpuk, dan berebutan mau keluar, alhasil karena berdesaan jadi deh tak satupun yang keluar...
#ah,Ngomong apa sih aku... ><

sedikit mu berbagi cerita "mewek"...
gak papa kan? boleh ya? gak masalah kan?

gini loh ceritanya...

STOP!

maaf pemirsa, aku harus dan wajib untuk menghentikan cerita....


teeeeeeettttttttttttt


lanjut cerita lain aja yooo soalya kalau inget cerita yang maewek itu, bawaannya pengen nangis... hikz hikz... (ah sudah ah lebay nya)




Ok... setelah meninggalkan tulisan ini beberapa menit untuk ngisi kampung tengah (makan), akhirnya Ila dapat ide untuk nulis apa di part 8 ini.... hohohohoho (senyum kemenangan)

Yup!
Ila mau share ke teman-teman (lebih tepatnya sih ngumumin) kalau Ila di Pare sampai jari ini sudah punya banyak nama... hahahaha

pertama nama Jepang
 Izumi 泉
nama ini diberi sensei, awalnya sih kami member JCP disuruh cari nama Jepang masing-masing, tapi karena ILa gak tahu dan bingung nama yang bagus apa, jadi Ila minta tolong ke sensei deh.. hahahaha (murid yang durhaka, disuruh malah menyuruh... :D)
nama ini gak begitu melekat, maksudnya jarang Ila dipanggil dengan nama ini, tapi senang juga sih punya nama IZUMI yang memiliki arti Mata Air.

ok, nama yang kedua itu...
SULINDRI
nah, nama ini yang paling melekat. sering banget aku dipanggil dengan nama ini...
cerita dibalik Sulindri --> Waktu itu aku minta dibuatkan nama jawa sama Kentou san (ketou san itu member JCP juga, tapi tahu gak, dia itu guru SMA loh, dia sudah ngajar, dan pastinya sudah yaa lebih tualah dari kita-kita tapi semangat belajarnya itu loh wahhhh  Sugooooiiiii...)
mungkin kentou san sudah lupa dengan nama asliku, kalau ketemu asti manggilnya Sulindri... :)

next, nama Prancis
AMOUR
nama dadakan... hahaha maksudnya nama ini dadakan ada.
di pare aku juga ngambil kelas Prancis, dan ternyata disuruh cari nama prancis juga. waktu itu Madam buat kalimat yang ada kata Amour-nya (amour itu artinya cinta) Ila langsung suka sama kata itu, makanya ila langung bilang aja, nama Ila Amour... hahahahah


itu aja yaa... ntar dilanjut lagi... mau lanjut program lagi soalnya... hehehehhe
dadaadadadadadad



-ILa-