Senin, 30 April 2012

Hidup itu Harus Memilih



Kecewa… lagi! Aku kecewa…
Bukan pada dirimu, dia ataupun kalian serta mereka! aku kecewa pada DIRIKU SENDIRI

###

Hidup memang harus memilih… memilih untuk bahagia atau sedih. Memilih untuk tertawa atau menangis. Memilih untuk menjadi orang baik atau orang jahat.
Tidak hanya itu, dalam beberapa hal kecil pun, kita dituntut untuk memilih. Namun dalam memilih, tidak semudah mebalikkan telapak tangan. Banyak hal yang harus dipertimbangkan, baik dan buruknya hal tersebut harus diperhitungkan.
Disaat keadaan memaksa untuk memilih, semua sepertinya mendesak dan tak ada yang memihak pada diri. Semua dipertaruhkan, mulai dari tawa hingga nafas.
Mungkin salah satu ujian dari sekolah kehidupan adalah memilih hal yang sepertinya tak mungkin untuk dijadikan pilihan untuk memilih. Namun, tidak akan ada tingkatan kehidupan jika tak bisa melewati ujian pilihan itu.
Ada banyak pilihan, bahkan tidak memilih pun adalah sebuah pilihan, pilihan yang menyimbolkan keputusasahan.
Dan, disni saat ini, aku belum bisa memilih dengan bijak. Aku masih dikuasai oleh ketakutanku. Setelah mengingat semua pilihan yang kupilih, ternnyata aku memilih untuk mengorbankan diri sendiri karena diselimuti ketakutan. Bahkan tanpa sadar orang-orang sekitarku, dan yang menyayangiku juga menjadi korban dari pilihan yang kuambil. (Ila hanya bisa meminta maaf pada kalian)


Aku tidak tahu dimana letak kekecewaanku, tapi hari ini aku kecewa pada diri sendiri karena harus memilih sesuatu yang membuat bendungan air mata itu rubuh.

-ILa-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar